0

Kisah pohon kurma dan Siti Maryam merupakan kisah abadi yang akan selalu dikenang oleh umat Islam terlebih kisah ini diabadikan secara khusus didalam Al-Qur’an
“Maka maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungan itu ke tempat yang jauh. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, di berkata: ‘aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan.’ Maka jibril menyerukan dari tempat rendah. ‘janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang matang kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu.” (QS. Maryam)
Siti Maryam merupakan sosok perempuan yang akan selalu paling dikenal oleh manusia dibumi ini, hal itu karena beliau adalah ibu dari seorang nabi yaitu nabi Isa Alaihi Sallam. Ayat tadi menunjukkan bahwa bagaimana kisah Siti Maryam yang dihujat dan dilecehkan oleh kaumnya karena mengandung tanpa bersuami hingga mengasing diri ke daerah lain, hingga ia berkata “Aduhai alangkah baiknya aku mati” dan saat mau melahirkan nabi Isa, Siti merasa sakit yang berat hingga ia berkata “Aduhai alangkah baiknya aku mati.” Kemudian jibril datang dan menghiburnya “Janganlah kamu bersedih! Sesungguhnya tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu dan goyangkan pohon kurma, hingga buahnya yang masak akan berguguran hingga siti maryam bisa makan dan minum dari anugerah Allah ini.”
Setelah makan buat kurma, siti maryam yang awalnya dalam kondisi lemah kembali pulih dan bertenaga untuk melahirkan nabi Isa alaihi sallam. Pada saat melahirkan wanita dalam kondisi lemah dan membutuhkan tenaga yang besar dan tenaga atau energi yang dihasilkan dari zat gula dalam darah, oleh karena itu maha benar firman Allah dengan menyuruh siti maryam memakan kurma yang kaya akan zat gula untuk memenuhi kebutuhan kalori. Selain itu buah kurma juga kaya zat besi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai pembentuk hemoglobin dalam darah. Jika tubuh kekurangan zat besi dalam darah maka akan menimbulkan anemia yang membuat tubuh menjadi lemah.
Selain itu menurut dokter ahmad syauki ibrahim bahwa kurma mengandung unsur kimiawi yang dapat mempengaruhi hormon eksitosin yang keluar dari sel telur wanita, hormon itu akan merangsang otot polos otot dinding rahim pada saat melahirkan sehingga akan mempermudah dalam proses persalinan. Hormon tersebut juga bermanfaat untuk mengeringkan rahim dari pendarahan setelah melahirkan. Kurma juga mengandung sejenis hormon yang maransang payudara dalam mengeluarkan air susu. Naha benar Allah atas segala firmannya
Selain manfaat buah kurma bagi wanita melahirkan, Rasulullah juga menganjurkan untuk memijat rahang bayi yang baru lahir dengan buah kurma sebagai mana yang disebutkan dalam hadits shahih
Abu Musa Al-Asy’ari menceritakan, ‘aku dianugerahi anak-laki, lalu aku membacanya kehadapan Rasulullah lalu beliaupun memberikannya nama Ibrahim dan memijat rahangnya dengan buah kurma.”
Anjuran Rasulullah ini merupakan mukjizat yang baru diketahui khasiatnya baru-baru ini, baru yang baru dilahirkan mengalami keterputusan suplai makanan secara langsung dari tubuh ibunya sehingga bayi yang baru dilahirkan bergantung pada kadar likogen yang sangat sedikit yang tersimpan pada hati dan otot-ototnya hai ini berlangsung sampai mengalirnya air susu dari payudara sang ibu yang bisa berlangsung satu atau dua hari.
Kandungan likogen bayi baru lahir kadang bisa habis sebelum bayu itu mendapatkan ASI dari ibunya. Kondisi ini dapat mengurangi kandungan gula dalam darah si bayi. Maka dengan memijat rahang bayi dengan buah kurma yang dihaluskan dapat menjaga kadar gula dalam tubuh bayi. Kurma yang kaya zat gula dapat cepat diserap oleh tubuh bayi sebelum bayi mendapatkan suplai makanan dari air susu ibu. (Khazanah/Mushalli)

Post a Comment

 
Top